Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo belum dapat memastikan pembagian elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) untuk warga peserta e-KTP reguler. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) hingga saat ini belum mengeluarkan perkiraan harga pencetakan kartu.
Kepala Dinas Ke pendudukan Pencatatan Sipil (Duk-capil) Kulonprogo,
Bambang Pidekso ditemui di ruang ker-janya, mengungkapkan perekaman data warga wajib e-KTP reguler terus berjalan di tingkat kecamatan.
"Kapan kartu dicetak dan dibagikan kepada warga pemegang e-KTP, sampai sekarang masih menunggu surat dari Kemendagri. Di tahun
2013, bisa jadi baru dapat dicetak. Di daerah tidak bisa menentukan harga sendiri,” kata Bambang Pidekso.
Menurutnya, untuk pencetakan kartu e-KTP bagi wajib KTP yang mengikuti program e-KTP, bagi daerah tidak menjadi persoalan meskipun hingga saat ini belum juga jadi. Semua pembiayaan berada di pemerintahan pusat.
Persoalan yang dihadapi daerah, katanya melanjutkan perekaman data
e-KTP reguler. Dari pemerintahan pusat belum mengeluarkan data rekanan
penyedia barang untuk memproduksi kartu e-KTP. "Disdukcapil berencana
menanyakan ke pusat agar segera ada kepastian," jelasnya.
Lebih lanjut dijelaskan, Satuan Kelembagaan Pemerintahan Daerah (SKPD)
kesulitan dalam penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang akan
dituangkan dalam pengajuan usulan di APBD. KR menjadi sumber dari
artikel Pembagian E-KTP Reguler ini.
Tampilkan postingan dengan label surat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label surat. Tampilkan semua postingan
Contoh Daftar Isi
Beberapa waktu yang lalu saya melihat sebuah contoh daftar isi yang cukup menarik. Daftar isi ini berasal dari buku tentang surat - menyurat. Jadi saya merasa ingin untuk melihatnya secara langsung.
berikut ini versi teks dari contoh daftar isi diatas.
Daftar Isi
Kata Pengantar.............................................................................v
Daftar Isi.....................................................................................vii
Bab 1 Menyiapkan Dokumen.................................................1
Bab 2 Menciptakan Style Surat Perjanjian Bisnis...................7
2.1 Membuat Style untuk Judul Surat Perjanjian.......7
2.2 Membuat Style untuk Pasal dalam Surat Perjanjian..........................................................13
2.3 Membuat Style Penomoran...............................19
2.3.1 Penomoran Jenjang Pertama.................19
2.3.2 Penomoran Jenjang Kedua....................23
2.4 Teks Isi Perjanjian.............................................27
Bab 3 Menambahkan Header, Footer, dan Penomoran
Halaman..................................................................29
3.1 Mengatur Margin Header dan Footer.................30
3.1.1 Pengaturan Jarak Header dan Footer pada Kertas...........................................32
3.2 Menambahkan Header......................................33
3.2.1 Mendesain Tampilan Header.................36
3.2.2 Menambahkan Kalender dalam Bentuk Content Control.....................................41
3.3 Menambahkan Footer.......................................45
3.3.1 Mendesain Tampilan Footer..................46
3.4 Penomoran Halaman.........................................51
3.4.1 Pengaturan Format Nomor Halaman.....53
3.4.2 Menambahkan Nomor Halaman............55
3.4.3 Mendesain Penomoran Halaman...........56
semoga contoh daftar isi diatas dapat berguna bagi anda.
![]() |
| Contoh Daftar Isi |
berikut ini versi teks dari contoh daftar isi diatas.
Daftar Isi
Kata Pengantar.............................................................................v
Daftar Isi.....................................................................................vii
Bab 1 Menyiapkan Dokumen.................................................1
Bab 2 Menciptakan Style Surat Perjanjian Bisnis...................7
2.1 Membuat Style untuk Judul Surat Perjanjian.......7
2.2 Membuat Style untuk Pasal dalam Surat Perjanjian..........................................................13
2.3 Membuat Style Penomoran...............................19
2.3.1 Penomoran Jenjang Pertama.................19
2.3.2 Penomoran Jenjang Kedua....................23
2.4 Teks Isi Perjanjian.............................................27
Bab 3 Menambahkan Header, Footer, dan Penomoran
Halaman..................................................................29
3.1 Mengatur Margin Header dan Footer.................30
3.1.1 Pengaturan Jarak Header dan Footer pada Kertas...........................................32
3.2 Menambahkan Header......................................33
3.2.1 Mendesain Tampilan Header.................36
3.2.2 Menambahkan Kalender dalam Bentuk Content Control.....................................41
3.3 Menambahkan Footer.......................................45
3.3.1 Mendesain Tampilan Footer..................46
3.4 Penomoran Halaman.........................................51
3.4.1 Pengaturan Format Nomor Halaman.....53
3.4.2 Menambahkan Nomor Halaman............55
3.4.3 Mendesain Penomoran Halaman...........56
semoga contoh daftar isi diatas dapat berguna bagi anda.
Label:
contoh daftar isi,
Daftar Isi,
surat
Pengertian Surat
Surat adalah alat komunikasi tertulis, atau sarana
untuk menyampaikan pernyataan maupun informasi secara tertulis dari
pihak satu kepada pihak yang lain. Informasi tersebut bisa berupa
pemberitahuan, pernyataan, pertanyaan, permintaan, laporan, pemikiran,
sanggahan dan lain sebagainya.
Dibandingkan dengan alat komunikasi moderen seperti telepon, telex, telegrap, radio dan televisi, surat tetap mempunyai kelebihan tersendiri, karena surat merupakan sarana yang dapat merekam informasi secara panjang lebar, terperinci namun tetap ekonomis. Kelebihan surat lainnya adalah : surat bersifat praktis karena dapat menyimpan rahasia, efektif karena informasi yang disampaikan itu asli sesuai dengan sumbernya, ekonomis karena biaya pembuatan dan pengirimannya sangat murah.
Dibandingkan dengan alat komunikasi moderen seperti telepon, telex, telegrap, radio dan televisi, surat tetap mempunyai kelebihan tersendiri, karena surat merupakan sarana yang dapat merekam informasi secara panjang lebar, terperinci namun tetap ekonomis. Kelebihan surat lainnya adalah : surat bersifat praktis karena dapat menyimpan rahasia, efektif karena informasi yang disampaikan itu asli sesuai dengan sumbernya, ekonomis karena biaya pembuatan dan pengirimannya sangat murah.
Langganan:
Postingan (Atom)

